Perbedaan NDT Level I, II dan III ada pada tanggung jawabnya. Level I melakukan pengujian sesuai instruksi tertulis. Level II menyiapkan alat, menginterpretasi dan mengevaluasi hasil terhadap kode, serta menulis instruksi untuk Level I. Level III menetapkan teknik dan prosedur, menafsirkan kode dan memilih metode uji. Pembagian ini mengikuti SNT-TC-1A.
Perbandingan tugas tiap level
| Level I | Level II | Level III | |
|---|---|---|---|
| Peran utama | Melakukan kalibrasi, pengujian dan evaluasi tertentu | Menyiapkan dan mengkalibrasi alat, menginterpretasi dan mengevaluasi hasil | Menetapkan teknik dan prosedur, menafsirkan kode, memilih metode |
| Instruksi | Bekerja mengikuti instruksi tertulis | Menyusun instruksi tertulis dari kode, standar dan prosedur | Menyetujui prosedur dan instruksi |
| Menerima atau menolak | Hanya sesuai instruksi tertulis (SNT-TC-1A) | Mengevaluasi hasil terhadap kriteria penerimaan | Membantu menetapkan kriteria jika belum ada |
| Membimbing | Di bawah pengawasan Level II atau III | Membimbing trainee dan Level I | Melatih dan menguji Level I dan II |
| Laporan | Mencatat hasil | Menyusun dan melaporkan hasil | Bertanggung jawab atas fasilitas atau metode |
| Ujian | General, Specific, Practical | General, Specific, Practical | Basic, Method, Specific |
Level I: pelaksana
Level I melakukan pengujian dan mencatat hasilnya dengan mengikuti instruksi tertulis, di bawah pengawasan Level II atau III. Menurut SNT-TC-1A, Level I boleh menerima atau menolak benda hanya jika mengikuti instruksi tertulis. Level I tidak memilih metode uji.
Level II: penilai dan penulis instruksi
Level II menyiapkan dan mengkalibrasi alat, menginterpretasi dan mengevaluasi hasil terhadap kode, standar dan spesifikasi, menyusun instruksi tertulis, membimbing Level I, lalu melaporkan hasil. Seorang Level II juga harus paham ruang lingkup dan batasan metodenya. Kalau kamu ingin menjadi orang yang memutuskan apakah sebuah indikasi diterima atau ditolak, targetnya adalah Level II.
Level III: penanggung jawab teknis
Level III menetapkan dan memvalidasi teknik serta prosedur, menafsirkan kode, menentukan metode dan teknik uji, serta melatih dan menguji Level I dan II. Memilih satu metode NDT dibanding metode lain adalah tugas Level III, bukan Level I. Level III juga harus punya latar belakang praktik dan memahami metode NDT umum lainnya. Perusahaan yang tidak punya Level III sendiri boleh memakai lembaga luar untuk fungsi ini.
Siapa yang menerbitkan sertifikat?
Pada SNT-TC-1A, sertifikat diterbitkan oleh perusahaan sesuai written practice-nya, bukan oleh ASNT. Penjelasan lengkapnya ada di artikel Sertifikasi NDT Level II SNT-TC-1A.
Mulai dari teori Level II
Semua kursus Highkey Academy disusun untuk tingkat pemula sampai Level II, dalam enam metode: MT, PT, UT, VT, ET dan RT. Pelajaran 1 di setiap kursus gratis. Lihat semua kursus NDT.
Sumber fakta: buku kerja MT hlm. 66–68, 75; UT hlm. 9–10, 88; VT hlm. 51, 58; ET hlm. 57, 91; PT hlm. 47, 55.
ARTIKEL BERIKUTNYASertifikasi NDT Level II SNT-TC-1A: cara kerja, ujian dan syaratnya